Rindu Yang Terus Membara

Posted on

DSC09657Ketika masih duduk dibangku SMA, saya suka heran dengan Emak sama Emang (Nenek dan Kakek) yang  menangis saat nonton siaran langsung Solat Idul Adha dari Masjidil Haram. Padahal beliau sudah pernah menunaikan ibadah haji tapi kok masih aja mengharu biru jika melihat siaran itu. Menurut saya, harusnya yang menangis itu adalah orang yang belum pernah menginjakkan kaki ke Baitullah. Tangisan rindu yang tak tersampaikan.

Sambil menangis Emak berkata “Masih terbayang-bayang dipelupuk mata ketika melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah, berlari-lari kecil saat sa’i.” Lalu Emak akan kembali bercerita  tentang pengalamannya berhaji secara lengkap. Cerita Emak itu sering diulang-ulangnya tapi saya tidak pernah bosan mendengarnya. Diujung cerita Emak selalu ngomong “Kalau ada rejeki dan kesempatan lagi, saya ingin kembali ke Baitullah.”

Bukan cuma Emak dan Emang yang berkata begitu. Hampir setiap orang yang pulang haji selalu berucap bahwa ingin kembali lagi kesana. Entah berhaji lagi atau umroh. Sepertinya ada magnet kuat yang menarik orang untuk kembali lagi ke Baitullah. Badannya di Indonesia tapi hati dan jiwa selalu merindu untuk datang lagi sebagai tamu Allah.

DSC09556DSC09557DSC09534

Dan ketika saya bersama suami diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji di tahun 2013, saya baru tau kenapa orang-orang yang sudah pernah berhaji atau umroh selalu ingin mengulang kembali. Ada kenikmatan beribadah yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Hanya bisa dirasakan dan dinikmati.

DSC09538DSC09558DSC09635

Dan malam ini ketika menonton tayangan live event wukuf di Arafah, tangisan rindu kembali pecah. Hanya mampu berdoa semoga diberi kesempatan untuk menjadi tamu Allah lagi.

 

Advertisements

4 thoughts on “Rindu Yang Terus Membara

    indah primadona said:
    September 25, 2015 at 10:19 am

    Semoga aku juga bisa segera menunaikan haji, aamiin 🙂

      Emi Afrilia responded:
      September 27, 2015 at 6:52 am

      Pasang niat yang sungguh-sungguh. Insya Allah akan ada jalan menuju ke Baitullah

    omnduut said:
    September 30, 2015 at 11:41 am

    Ya cacam, alangke syahdunyo jingok tanah suci men cak itu. Bismillah, semoga Allah swt kasih rezeki dan “undangan” untuk bertandang ke sano. Amin amin amin.

      Emi Afrilia responded:
      September 30, 2015 at 2:20 pm

      Amin…
      Mokasih om sudah galak nyanjoi blog kulo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s